|
| Friday, June 15, 2007 |
| Grafiti itu Kotor ? |
“Graffiti ? Tulisan aneh yang ada di tembok – tembok itu kan ?” kata salah seorang teman yang saya mintai pendapat tentang Graffiti. Tapi, apa sih sebenarnya graffiti itu ? Kalau kita buka kamus bahasa mungkin agak bingung menjelaskannya, graffiti berasal dari kata graphium, grapheion, graffito yang artinya menulis di dinding. Masih bingung ? Coba anda ambil motor atau mobil dan langsung keliling kota Surabaya tercinta ini. Nah, saat lewat di Jalan Bumi indah tentu bisa melihat tulisan – tulisan di tembok. Atau di daerah Jalan Wijaya Kusuma , di bawah jalan layang banyak gambar – gambar dari aerosol yang bentuknya unik. Nah, itu Graffiti.
Jorok dan membuat kotor kota ? Vandalisme ? Mungkin iya. Lho kok mungkin ? Sebab, tidak semua sependapat dengan anda. Bagi para bomber (sebutan untuk para pembuatnya) yang namanya graffiti itu adalah salah satu bentuk seni yang malah mengindahkan kota. Dibilang seni, pembuatan graffiti bukan seperti mencoret – coret dinding di belakang toilet sekolah. Namun, graffiti dihasilkan dengan perencanaan yang matang dan kombinasi pewarnaan yang seindah mungkin.
Tidak hanya itu, bahkan melalui graffiti mereka bisa ikut mengungkapkan kepeduliannya terhadap bencana dengan tulisan –tulisan. Lihat saja bagaimana mereka turut peduli bencana yang menimpa Aceh dan Nias. Mereka langsung mem,buat tulisan keprihatinan mereka, salah satunya ‘GOD BLESS INDONESIA’.

Gambar atas adalah salah satu graffiti yang ada di Surabaya. Bagus bukan ? Di foto bawah ada tulisan orang yang tak bertanggung jawab dengan mencoret – coret jembatan tanpa memperdulikan estetika. Jika dibiarkan Surabaya mungkin akan terus semrawut. Lain halnya dengan graffiti yang indah dan menarik.
 |
posted by Pr_@m! @ 8:21 PM  |
|
|
|
|
|